Blitar – Telkom Blitar bekerja sama dengan RMI (Rabithah Ma'ahid Islamiyyah) Kabupaten dan Kota Blitar serahkan fasilitas internet gratis ke pondok pesantren yang ada di Blitar. Acara penyerahan ini dilaksanakan di Telkom Blitar, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar ( 28/04/21 ).
Penyerahan ini dihadiri oleh beberapa pihak yakni perwakilan dari RMI Kabupaten dan Kota Blitar. Acara yang berlangsung dari jam setengah 9 pagi ini dimulai dengan pengenalan fasilitas wifi yang akan dibagikan lalu ada sesi penyerahan fasilitas yang diakhiri dengan sesi foto bersama.
Arif Putranto, Kepala Telkom Blitar mengatakan ini adalah program rutin dari cabang untuk memberikan bantuan-bantuan kepada masyarakat. Bertepatan dengan bulan suci ramadhan dan juga Blitar kemarin sempat terdampak bencana gempa bumi sehingga pada akhirnya blitar terpilih menjadi daerah yang mendapatkan bantuan.
“Berhubung Pondok Pesantren yang ada di Blitar belum semua tercover oleh jaringan internet sehingga ini menjadi momen yang sangat pas bilamana bisa berbagi di bulan ramadhan ini dan bisa mendukung dalam kegiatan belajar di pesantren” Kata Arif.
Dan untuk orbit internet ini masih baru di Blitar sekaligus pertama kali se Indonesia dari pihak Telkom memberikan ke pesantren-pesantren yang ada di Blitar yang dimana rencananya fasilitas internet ini akan dibagikan secara gratis pada 12 pondok pesantren.
“Harapannya dengan adanya pemberian fasilitas internet gratis ini terutama pada pesantren yang masih terkendala akses internet semoga bisa terbantu dan semoga bisa lebih digital karena ada hikmah atas musibah pandemic covid19 yang dimana semuanya sekarang serba digital” Harapnya.
M Efendi Pratama, Perwakilan RMI Kabupaten Blitar sangat mendukung adanya kegiatan ini yang dimana fasilitas-fasilitas tersebut dapat bermanfaat di lingkungan masyarakat terutama dalam lingkungan pondok pesantren.
“Harapanya kerjasama telkom dengan pesantren dapat diperluas dengan program program kreatif dan tetap mengedepankan pendidikan agama dan semoga ini juga bisa bermanfaat terutama dalam kemajuan digitalisasi di pesantren” Pungkas Fendi.
Penulis: Muhammad Iswan

0 Comments