Dalam penyampaiannya, Abd Umar menegaskan bahwa literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga membangun karakter, etika, dan tanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital. Kader Ansor diharapkan mampu menjadi teladan dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat, santun, produktif, serta berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Materi yang disampaikan meliputi sepuluh pokok bahasan utama, yaitu Pengantar Literasi Digital, Etika Bermedia Digital (Digital Ethics), Keamanan Digital (Digital Safety), Kecakapan Digital (Digital Skills), Berpikir Kritis terhadap Informasi, Pembuatan Konten Digital, Branding Organisasi, Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), Produktivitas Digital, serta Regulasi dan Hukum di Ruang Digital.
Menurut Abd Umar, kemampuan berpikir kritis menjadi bekal penting dalam menghadapi derasnya arus informasi di media digital. Setiap kader dituntut mampu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, menghindari penyebaran hoaks, serta menjunjung tinggi etika komunikasi di berbagai platform digital.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas organisasi, mendukung penyusunan administrasi, pembuatan konten edukatif, hingga memperkuat komunikasi publik GP Ansor. Pemanfaatan teknologi tersebut tetap harus memperhatikan aspek etika, keamanan data, dan ketentuan hukum yang berlaku.
Melalui materi ini, diharapkan kader-kader GP Ansor Kota Blitar mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya cakap dalam memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga mampu menghadirkan dakwah yang ramah, mencerahkan, dan bertanggung jawab di ruang digital sesuai dengan nilai-nilai Aswaja.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PKD GP Ansor Kota Blitar dalam mencetak kader yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki kepemimpinan yang kuat, serta mampu mengoptimalkan teknologi digital untuk kemajuan organisasi, kemaslahatan umat, dan pembangunan peradaban digital yang berakhlak.






0 Comments